Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Contoh teks Ceramah Ramadhan singkat terbaru

Ceramah Ramadhan selalu berisi tentang pesan yang inspiratif karena nya perlu teknik penyampaian yang baik. Ceramah Ramadhan sebaiknya disampaikan dengan baik jika tidak hafal boleh lihat teks.

Karena situasi tertentu terkadang ceramah Ramadhan sebagai bentuk latihan bagi para peserta didik. Sedangkan bagi khalayak umum teks ceramah Ramadhan adalah sebagai referensi.

Contoh teks Ceramah Ramadhan dibawah ini kami rangkum dari berbagai sumber dengan menulis ulang dan membuat isi ceramah semakin singkat, padat dan jelas. Berikut contohnya.

Contoh teks Ceramah Ramadhan Singkat terbaru

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Alhamdulillah. Assalatu wassalamu ‘ala rasulillah, wa ala alihi wasohbihi wa mawwalah. Asyahu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna muhammadar rasulullah.

Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad, wa ala ali sayyidina Muhammad. Qolallahu ta’ala fi kitabihil kariim. A’udzubillahiminas-syaitonirrojim, bismillahirrohmaanirrohim. Yaaaaa ayyuhalladziina aamanu kutiba ‘alaikumus-shiyaamu kama kutiba ‘alalladziina min qoblikum la’allakum tattaquun.

Hadirin wal hadirat yang insyaAllah dimuliakan oleh Allah SWT;

Mengawali ceramah ini, marilah kita bersyukur kepada Allah atas limpahan nikmat, terutama nikmat iman, nikmat sehat, hingga nikmat kesempatan sehingga kita bisa bersinggah di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

Tiadalah betah orang berpuasa bila ia tak mendapat nikmat iman. Tiadalah bahagia orang yang sehat jikalau kesehatan itu tidak dianggapnya sebagai nikmat. Dan tiadalah berarti kesempatan bagi seseorang bila tidak ia manfaatkan dengan sebaik-baiknya guna.

Shalawat berbingkaikan salam mari kita hadiahkan kepada Nabi Khatamul Anbiya, Muhammad SAW. Semoga dengan rajinnya kita berucap “Allahumma sholli ala Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad” kita akan mendapat pertolongan beliau di Hari Akhir nanti.

Hadirin wal hadirat rahimakumullah;

Alhamdulillah wa syukurillah. Senang sekali rasanya menyapa sahabat semua pada bulan yang mulia, pada bulan yang istimewa, pada bulan yang penuh rahmat dan ampunan dengan nama Ramadhan.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang agung. Setiap orang yang beriman pasti akan merasakan kebahagiaan yang menjulang ketika bertemu dengan Ramadhan. Dibalik bulan yang mulia ini, terdapat begitu banyak keberkahan yang sangat rugi bila tidak kita manfaatkan.

Contoh sederhana saja. Apakah sahabat sekalian tahu berapa banyak pelaku ekonomi yang gembira ketika Ramadhan tiba?

Sungguh ada banyak sekali ya. Sejak sahur hinggalah berbuka, bertebaran para penjual jajanan sahur hingga takjil untuk berbuka puasa.

Uniknya, mereka berjualan dengan posisi yang sangat berdekatan. Bahkan, lapak yang satu dengan sebelah kanan maupun kirinya menjual jajanan yang sama. MasyaAllah. Itulah keindahan Islam. Bahwa rezeki yang Allah berikan mustahil bisa tertukar.

Tapi, bila kita sandingkan dengan bulan Ramadhan, maka kebahagiaan yang didapatkan oleh para penjemput rezeki tadi hanyalah bagian kecil dari keberkahan yang ada di bulan Ramadhan.

Nah, pada kesempatan yang mulia ini, ana akan menyampaikan ragam keberkahan yang terdapat di bulan Ramadhan.

Hadirin yang berbahagia;

Keberkahan yang pertama di bulan puasa adalah melaksanakan ibadah dengan hadiah takwa. Apakah sahabat di sini semuanya ingin mendapatkan hadiah? Ingin dapat mobil? Ingin dapat rumah? Semua pasti mau, kan.

Tapi, ada lho hadiah yang jauh lebih besar daripada sekadar benda dan harta. Apa itu? Iya. Hadiah takwa dengan doorprize diampuni dosa-dosanya di masa lalu dan mendapat combo pahala dalam setiap amalannya.

Bagaimana cara merengkuh takwa di bulan Ramadhan?
Allah berkalam dalam Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ
لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ [البقرة-183]

Bacaan Latin: Yaaaaa ayyuhalladziina aamanu kutiba ‘alaikumus-shiyaamu kamaa kutiba ‘alalladziina min qoblikum la’allakum tattaquun.

Artinya:

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, [Al Baqarah:183]

Hadirin yang dirahmati oleh Allah SWT;

Berpuasa artinya menahan diri dari lapar, haus, serta segala sesuatu yang membatalkannya semenjak terbit fajar hinggalah terbenamnya matahari.

Di bulan Ramadhan, kita wajib berpuasa selama 29-30 hari dengan niat tulus karena Allah SWT. O ya. Puasa juga merupakan amalan yang spesial karena merupakan ibadah untuk Allah SWT.


Dalam Hadits Shahih Muslim Nomor 1942 Kitab Puasa, Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata:

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ هُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ فَوَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلْفَةُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

Bacaan Latin: Qoolallaahu ‘azza wa jalla kullu ‘amalibni aadama lahu illaas-shiyaama huwalii wa anaa ajziibihi fawalladzii nafsu muhammadin biyadihi lakulfatu famis-shoo-imi athyabu ‘indallaahi min riihil misk.

Artinya:

Allah 'azza wajalla telah berfirman; 'Setiap amal anak Adam adalah teruntuk baginya, kecuali puasa, karena ia adalah bagi-Ku, dan Akulah yang akan membalasnya.' Maka demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, sungguh, bau mulut orang yang berpuasa adalah lebih wangi di sisi Allah daripada wanginya kesturi.

MasyaAllah ya hadirin sekalian. Selain merupakan ibadah yang spesial dan langsung ditujukan teruntuk Allah SWT. Ternyata Allah pula memberi keberkahan kepada orang-orang yang berpuasa sehingga bau mulutnya lebih wangi di sisi Allah daripada wangi kesturi.

Biasanya kalau kita lihat iklan di Facebook atau di toko-toko online semacam Shopee, Lazada, hingga Tokopedia, minyak wangi atau parfum kesturi dibanderol dengan harga ratusan ribu. Cukup mahal, kan?

Tapi di sisi Allah, harga parfum tidaklah berarti apa-apa, karena ibadah puasa jauh lebih mahal dan banyak bonus pahalanya.

Sahabat-sahabat ana yang dirahmati oleh Allah SWT;

Adapun keberkahan selanjutnya yang terkandung di bulan Ramadhan ialah bulan yang hari-harinya menjadi waktu penghapusan dosa.

Ada banyak sekali dalil shahih yang menerangkan bahwa berpuasa di bulan Ramadhan, mendirikan shalat Tarawih di bulan Ramadhan mampu menghapus dosa-dosa di masa lalu.



Lebih spesial daripada itu, bulan Ramadhan bagi kita yang semangat beribadah maka hari-harinya dipenuhi dengan rahmat dan ampunan Allah.

Dalam Hadis Shahih Muslim Nomor 344, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

Bacaan Latin: Assholaatul khomsu wal jum’atu ilal jum’ati wa romadhoonu ila romadhoona mukaffirootun maa bainahunna idzaajtanabal kabaa-ir.

Artinya:
Shalat lima waktu dan shalat Jum'at ke Jum'at berikutnya, dan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya adalah penghapus untuk dosa antara keduanya apabila dia menjauhi dosa besar.

Hadirin yang berbahagia; Siapa yang tidak bahagia bila dalam setiap harinya dosa-dosa diampuni oleh Allah SWT, kan? Itulah bukti bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah.

Selain itu, masih ada banyak keberkahan lain di bulan Ramadhan. Misalnya waktu demi waktu di bulan Ramadhan adalah waktu yang mustajab untuk berdoa, pintu-pintu surga dibuka, hingga setan-setan pun dibelenggu.

O ya, keberkahan berikutnya yang tertuang dalam Ramadhan adalah menjadi bulan diturunkannya Al-Qur’an
, penaklukkan Mekkah atau yang dikenal dengan Fattul Mekkah, dan ada pula malam istimewa yang disebut dengan Malam Lailatur Qadr.

Alangkah beruntungnya seorang muslim bila Allah berikan ia hadiah mendapatkan malam Lailatul Qadr, malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Semoga kita adalah salah satunya ya hadirin. Aamiin.

Hadirin wal hadirat;

Tak terasa waktu demi waktu terus berlalu hingga tibalah ana di bagian akhir ceramah. Ana memohon maaf atas segala khilaf dan salah, dan semoga kata demi kata yang disampaikan hari ini membawa manfaat bagi kita semua.

Akhirul kalam. Saya akhiri;
Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh